Postingan

Menampilkan postingan dengan label Catatan singkat

SKRIPSI . . . OH . . .OH . . . SKRIPSI

Menyedihkan, dan tragis, pada hari pendidikan Nasional, seharusnya insan pendidikan bergembira merayakan dan memperingati hari pendidikan, namun dinodai dengan kejadian tragis, seorang dosen tewas tragis dibunuh oleh mahasiswanya. Persoalan, katanya masalah skripsi. Skripsi, tugas yang paling tidak menyenangkan ketika kuliah S1. Dan rasanya sangat  tidak pantas, tugas yang  angka kreditnya  hanya 6 tapi menyelesaikannya bisa setahun, atau dua tahun, yang  lebih fatal lagi membuat mahasiswa gagal menyelesaikan kuliahnya, sehingga kredit semester yang sudah dikumpulkan bertahun-tahun dengan susah payah dengan jerih payah orang tua yang membanting tulang untuk membiayainya menjadi sia-sia. Saya masih ingat ketika S1 dulu. Proses penyelesaian skripsi sungguh menjengkelkan dan membuat frustasi. Bukan karena sukar menulisnya, tapi lebih  banyak masalah berhubungan dengan dosen. Kawan-kawan satu lighting dengan saya ketika itu lebih banyak yang...

BU GURU YOLA, DAN KENANGAN WAKTU BARU MENJADI GURU

Gambar
Sebagai guru baru yang baru tamat pendidikan kadangkala kita mempunyai idealis yang tinggi bahwa dengan ilmu yang kita miliki kita akan bisa menyelesaikan masalah-masalah yang muncul dikala kita mulai berkecimpung secara lansung menghadapi siswa dengan berbagai tingkah polahnya Namun setelah beberapa saat berkutat dengan masalah yang dihadapi, akhirnya kita menyadari bahwa masalah yang dihadapi sebagai guru  tidak semudah yang kita duga, malah jangankan menyelesaikan masalah, namun justru kita yang menimbulkan masalah baru. Inilah yang dialami oleh ibu guru cantik “ Yola” dalam sinetron Dunia Terbalik  yang di perankan oleh artis cantik Anjani Dina  dan ditayangkan oleh RCTI pukul 20.00 setiap malam. Ibu Yola berusaha mengubah prilaku Jeniver anak Pak Idoi yang lamban berpikir yang memperlihatkan  gejala meniru bapaknya yang lamban dalam berpikir itu  agar berkembang menjadi dirinya sendiri yang cerdas. Sayang jangkan berhasil malah Jeniver berb...

CHARLIE HEBDO DAN STRATEGI PEMASARAN

Tahun 80-an ketika film layar lebar masih berjaya, ada film Indonesia yang dibintangi artis terkenal mendapat sorotan dari masyarakat karena dianggap menayangkan adengan sex yang vulgar. Karena sorotan ini film ini terpaksa tayangannya di bioskop-bioskop maupun di misbar   (gerimis bubar) ditunda. Namun setelah film itu di bolehkan untuk diputar, apa yang terjadi. Film ini betul-betul full house . Baik bioskop maupun misbar penuh sesak oleh penonton. Di Pekanbaru saja ada satu bioskop yang memutar film itu satu minggu penuh dengan penonton yang membludak. Kesimpulannya, karena disorot tidak senonoh, maka publik ingin melihatnya. Meskipun penonton banyak yang kecewa, “tidak ada apa-apanya” Inilah yang terjadi dengan koran  humor Perancis Charlie Hebdo . Koran yang sudah terbit mulai 1970 ini adalah koran humor biasa-biasa saja. oplahnya juga biasa-biasa saja ditengah persaingan media cetak yang keras. Dan kualitas kartunnya juga tidak istimewa. Boleh dikatakan mingguan yang tid...

BUMI BULAT ATAU DATAR

Gambar
Bumi ini bentuknya bulat atau datar? Mulai dari sekolah dasar kita belajar dari  guru-guru   dan buku-buku yang kita baca mengatakan bahwa bumi ini bulat. Kalau di sekolah guru kita menjelaskan lengkap dengan bukti-buktinya. Selama puluhan tahun bahkan mungkin ratusan tahun orang sudah percaya bahwa bumi ini bulat dan tidak ada pula terdengar orang mempermasalahkannya. Galile Galileo Namun hari-hari terakhir ini banyak yang mengatakan bahwa selama ini kita salah. Bumi itu bukan bulat tapi datar . Berarti guru kita dan juga buku yang kita baca selama ini salah, entahlah. Kasihan juga Galile Galileo yang sudah mempertaruhkan nyawanya pada pengadilan gereja Itali tahun 1633 karena mempertahankan pendapatnya bahwa bumi ini bulat Memang waktu itu orang sependapat dengan Aristoteles maupun keyakinan gereja yang menyatakan bumi ini datar. Namun setelah itu pendapat itu berobah, ilmuwan dan kalangan agama  juga sepakat bahwa dunia ini bulat. Setelah itu orang  tidak ...

TIDAK ADA SISWA YANG BODOH HANYA . . . .

Gambar
Mengikuti pelatihan penyegaran Kurikulum 2013 di Medan pada era Mendikbud Anis Baswedan, ada yang membuat saya terkesan, yaitu kata-kata pada sebuah cover materi yang dibagikan “TIDAK ADA SISWA YANG BODOH HANYA SAJA MEREKA TIDAK MENEMUKAN GURU YANG TEPAT” Singkat tapi sangat dalam maknanya. Selama puluhan tahun menjadi guru, apakah saya sudah menjadi guru yang tepat bagi siswa? Apakah saya sudah memotivasi siswa dengan memadai? Apakah saya sudah mengembangkan potensi siswa secara maksimal? Ini rentetan-rentetan pertanyaan yang muncul dibenak ketika membaca kalimat singkat itu. Ketika KTSP diluncurkan berulang kali pada materi presentasi yang dibagikan penatar bahwa fungsi utama seorang guru adalah memotivasi anak dan mengembangkan potensi yang ada pada mereka secara maksimal. Anak/Siswa tidak semangat belajar, ini adalah kewajiban guru memotivasi mereka agar bersemangat dan rajin belajar , guru yang berhasil adalah guru yang sukses membuat siswa mencintai mata pelajaran yang di am...

GURU DAN KARYA ILMIAH

Gambar
 Tanggal 18 September 2017 saya dan seorang teman dari LPMP diundang untuk memberikan bimbingan kepada 70 orang guru SD dan TK kota Dumai dalam penulisan Karya Ilmiah. Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai Pak Asyari.Yang membuat saya agak tersentak, Kepala Dinas Pendidikan mengatakan acara ini setiap tahun diadakan di Dumai. Namun hasilnya tidak ada, tidak ada satu karya ilmiah pun yang dihasilkan guru Kenapa saya tidak tersentak, setiap tahun pelatihan menulis karya ilmiah tapi tidak satupun karya ilmiah yang dihasilkan. Berarti percuma saja pelatihan diadakan. Percuma saja menghabiskan uang puluhan juta, namun hasilnya nol. Apakah guru kita tidak mampu? Rasanya tidak juga. Semua guru tamatan S1. Saya ingat salah satu moto kurikulum 2013, “ Tidak ada murid yang bodoh, hanya saja mereka belum bertemu guru yang tepat”. Kalau untuk guru tentu bunyinya seperti ini, “ Tidak ada guru yang tidak mampu, hanya saja mereka belum bertemu pembimbing yang tepat”....

DOSEN TERBODOH DI DUNIA

Gambar
Pernah saya mengikuti pelatihan dengan Bapak Prof.Dr. Abdorahman Ginting . Orang yang meledak-ledak, semangat,emosional, serius namun suka melucu. Dari pengalamanya kuliah ia menceritakan bahwa ia pernah mengikuti kuliah dengan dosen yang paling bodoh di dunia di salah satu perguruan tinggi di Indonesia. Ia menyebutkan nama dosennya. Ketika seorang peserta menanyakan kenapa dia mengatakan dosennya itu terbodoh didunia, dengan logat bataknya yang khas ia mengatakan. “Empat puluh orang kami mengikuti kuliah kalkulus dengan dia, tidak satu orangpun kami yang lulus” Saya kembali teringat cerita Pak Abdor ketika dalam suatu pelatihan, seorang  guru bahasa Inggris SMK mengatakan pada setiap ulangan hanya sekitar 5 persen anak yang bisa melewati KKM. Namun saya tidak mengatkan guru ini guru yang bodoh. Karena sebenarnya ia lebih baik dari dosennya Pak Abdor yang nol persen mahasiswa yang lulus, kalau guru ini masih ada 5 persen. Dari pengamatan selama puluhan tahun menjadi guru ditamba...

Manai, Kosakata untuk Manakuti Remaja Agar Jangan Banyak Makan

Gambar
Manai adalah salah satu Kosakata dari Kabupaten Kampar. Dalam kamus besar bahasa Indonesia kata Manai ada juga, tapi artinya tidak sesuai dengan pengertian Manai di Kabupaten Kampar. Kalau dalam kamus besar artinya, putih pucat (sakit kurang darah) Saya menulis tentang Manai ini, karena saya yakin Kosakata ini termasuk salah satu kosakata dari sekian kosakata lainnya yang digunakan rakyat Kabupaten Kampar yang akan hilang dari predaran dikarenakan perkembangan zaman, atau lebih tepatnya perkembangan kemakmuran rakyat sekarang ini. Manai dalam kosakata masyarakat Kabupaten kampar adalahsejenis penyakit yang menyebakan  seseorang  badannya besar atau tambun. Begitu besar badannya, maka orang yang terkena manai ini malas bergerak; sangat tidak produktif, karena kegiatannya hanya makan, tidur, makan tidur. Dan makannya sangat banyak. Sekali makan bisa menghabiskan satu periuk untuk jatah 4 atau 5 orang. Sebenarnya saya belum pernah bertemu dengan orang yan g kena penyakit ...